TASK 11
THE ROAD NOT TAKEN
Poet: Robert Frost
Published: 1916
JALAN
YANG TIDAK DIPILIH
Penyair: Robert Frost
Dirilis: 1916
Robert Frost is
regarded as the greatest American poet of the 20th century. He was
close friends with British poet Edward
Thomas and the two took many walks together. In Frost’s words, Thomas was
“a person who, whichever road he went, would be sorry he didn’t go the other”.
The road not taken was initially meant to be a gentle mocking of indecision of
Frost sent an advanced copy of the poem to Thomas. In the poem, the speaker
stands in the woods pondering which of the two roads ahead should he take.
Though frost probably wrote the poem to highlight the human tendency to look
back and blame minor decisions in their life, it has since been interpreted by
readers as a poem on the benefit of free
thinking and not following the crowd. The last lines of the poem are hugely
popular and often quoted. The Road Not
Taken is not only the most famous poem of Robert Frost but perhaps the most
renowned English poem.
Robert
Frost di hormati sebagai penyair Amerika yang paling terkenal pada abad ke-20.
Dia berteman dekat dengan penyair inggris Edward Thomas dan dua lagi yang
berjalan bersama dengannya. Pada tulisan Frost, Thomas adalah “seorang yang
pernah pergi, mungkin menjadi menyesal tidak pergi dengan yang lain”. Jalan
yang tidak dipilih adalah sebuah inisial yang diartikan menjadi sebagai seorang
yang lemah lembut yang menghina dari keraguan dan Frost mengirim sebuat
duplikat kemajuan dari puisi itu kepada Thomas. Pada puisi itu, Pembicara
berdiri diatas kayu-kayu pertambangan yang 2 jalannya adalah sebuah kepala yang
seharusnya dipilih. Meskipun Frost mungkin menulis puisi itu untuk sesuatu yang
penting pada kecenderungan manusia untuk melihat kebelakang kesalahan keputusan
kecil dalam hidup mereka. Itu sudah diterjemahkan oleh pembaca sebagai sebuah
puisi “pada keuntungan dari berfikir bebas dan tidak mengikuti pada orang
banyak”. Baris terakhir dari puisi itu luar biasa terkenalnya dan sering
dikutip. Jala yang tidak dipilih tidak hanya puisi yang terkenal dari Robert
Frost tapi bisa jadi menjadi puisi inggris yang paling terkenal.
Excerpt: -
I
shall be telling this with a sigh
Aku
akan menceritakan ini dengan sebuah keluh kesah
Somewhere
ages and ages hence:
Suatu
tempat usia dan usia karenanya:
Two
roads diverged in a wood, and I –
Dua
jalan yang dibedakan di dalam sebuah hutan, dan aku
I
took the one less traveled by,
Aku
mengambil yang kurang dilalui oleh
And
that has made all the difference
Dan
itu yang sudah membuat semua perbedaan
Komentar
Posting Komentar